Mensos Gus Ipul Jelaskan Sepatu Sekolah Rakyat Rp 700 Ribu, Berbeda dari yang Diberikan Khofifah

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memberikan penjelasan terkait kabar pengadaan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat senilai Rp 700 ribu. Isu tersebut ramai dibahas setelah beredar foto dirinya bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat memberikan sepatu kepada siswa.

Foto itu kemudian menjadi sorotan di media sosial karena publik mengaitkannya dengan anggaran pengadaan sepatu Sekolah Rakyat. Banyak warganet membandingkan model sepatu dalam foto dengan nilai anggaran Rp 700 ribu yang disebut untuk pengadaan sepatu siswa.

Gus Ipul menegaskan bahwa sepatu dalam foto viral tersebut bukan sepatu yang dimaksud dalam pengadaan Kementerian Sosial.

Sepatu dalam Foto Viral Disebut Pemberian Khusus Khofifah

Menurut Gus Ipul, sepatu yang terlihat dalam foto bersama Khofifah merupakan pemberian khusus dari Gubernur Jawa Timur kepada siswa Sekolah Rakyat. Ia menegaskan bahwa sepatu tersebut tidak berasal dari anggaran Kemensos.

Gus Ipul menjelaskan, pemberian sepatu itu dilakukan saat kegiatan bersama di Jawa Timur. Karena itu, ia meminta masyarakat tidak keliru menyamakan sepatu tersebut dengan pengadaan resmi dari Kementerian Sosial.

Ia juga menekankan bahwa sepatu pemberian Khofifah berbeda jauh dari standar sepatu yang akan disediakan untuk kebutuhan Sekolah Rakyat.

Kemensos Tunjukkan Model Sepatu untuk Sekolah Rakyat

Untuk menghindari kesalahpahaman, Gus Ipul menunjukkan model sepatu yang masuk dalam rencana pengadaan Sekolah Rakyat. Sepatu tersebut memiliki bentuk berbeda dari sepatu yang viral di media sosial.

Model sepatu yang ditunjukkan Kemensos berwarna hitam dan berbentuk seperti bot. Sepatu itu disebut sebagai bagian dari perlengkapan Pakaian Dinas Lapangan atau PDL bagi siswa.

Dengan penjelasan tersebut, Gus Ipul menegaskan kembali bahwa sepatu yang menjadi bagian dari pengadaan Kemensos bukan sepatu yang diberikan oleh Khofifah dalam foto viral.

Sepatu Rp 700 Ribu Merupakan Pagu Anggaran

Gus Ipul juga menjelaskan bahwa angka Rp 700 ribu merupakan pagu anggaran, bukan harga pasti pembelian. Menurutnya, dalam proses pengadaan, harga realisasi biasanya bisa lebih rendah dari pagu yang telah ditetapkan.

Ia mencontohkan pengadaan sepatu pada tahun 2025. Saat itu, pagu anggaran untuk sepatu juga sebesar Rp 700 ribu, namun realisasi pembeliannya berada di angka sekitar Rp 640 ribu.

Penjelasan ini disampaikan untuk memberikan gambaran bahwa nilai pagu tidak selalu sama dengan harga akhir yang dibayarkan pemerintah.

Kemensos Terbuka terhadap Kritik Publik

Gus Ipul menyatakan bahwa Kementerian Sosial terbuka terhadap kritik dan pengawasan dari masyarakat. Ia menilai perhatian publik terhadap pengadaan barang di Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya memastikan tidak ada penyimpangan.

Menurutnya, Kemensos akan memberikan penjelasan secara terbuka apabila ada hal yang dipertanyakan masyarakat. Ia juga menyebut pihaknya bersama Wakil Menteri Sosial memandang kritik tersebut secara positif.

Publik Diminta Tidak Keliru Memahami Foto Viral

Ramainya pembahasan mengenai sepatu Sekolah Rakyat bermula dari foto Gus Ipul dan Khofifah yang memberikan sepatu kepada siswa. Namun, Kemensos menegaskan bahwa foto tersebut tidak berkaitan dengan pengadaan sepatu Rp 700 ribu.

Gus Ipul meminta masyarakat memahami perbedaan antara bantuan khusus dari pemerintah daerah dan pengadaan resmi yang dilakukan oleh Kemensos.

Dengan klarifikasi ini, Kemensos berharap polemik mengenai sepatu Sekolah Rakyat dapat dilihat secara lebih utuh dan tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial.

Pengadaan Sekolah Rakyat Tetap Jadi Perhatian

Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu perhatian pemerintah dalam memberikan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Karena itu, setiap pengadaan perlengkapan untuk siswa, termasuk sepatu, menjadi sorotan publik.

Gus Ipul memastikan Kemensos akan terus menjelaskan setiap proses yang menimbulkan pertanyaan. Ia juga menegaskan bahwa pengadaan perlengkapan Sekolah Rakyat dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku.

Sumber informasi: detiknews

Leave a Comment