Home Hukum & Kriminal Polisi Buru Penendang Sesajen di Gunung Semeru, Ferry Koto: Jangan Lagi Beri...

Polisi Buru Penendang Sesajen di Gunung Semeru, Ferry Koto: Jangan Lagi Beri Ruang bagi Pembenci dan Penghasut

275
0

viralmedia.id
Publik belum lama ini dihebohkan dengan video viral yang menunjukkan seorang pria menendang sesajen yang diduga terjadi di lokasi erupsi Gunung Semeru.

Nampak dalam video yang beredar luas di media sosial itu, pria tersebut menendang sesajen karena dianggap mengundang murka Tuhan.

Kini, pria yang terlihat mengenakan peci hitam dan rompi itupun diburu oleh polisi atas tindakannya yang dinilai tidak menghormati keyakinan orang lain.

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, juga telah meminta agar polisi memburu pria penendang sesajen tersebut.

Disampaikan oleh Kapolres Lumajang, AKBP Eka Yekti Hananto Seno, pihaknya kini tengah memburu pelaku yang membuang dan menendang sesajen di lokasi erupsi Gunung Semeru tersebut.

Aktivis Gerakan Koperasi dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat, Zulfery Yusal Koto atau Ferry Koto, turut mengomentari perkembangan kasus penendang sesajen tersebut.

Ferry Koto berharap pelaku bisa segera ditangkap oleh polisi.

Tak hanya itu, ia pun mewanti-wanti agar tak ada lagi ruang bagi para penyebar kebencian, terlebih yang menyinggung suku, agama, ras dan antar golongan atau SARA.

Ferry Koto pun berterima kasih kepada Polri dan Bupati Lumajang yang bertindak cepat terhadap kasus penenang sesajen tersebut.

“Jangan lagi beri ruang pada pihak2 yg melakukan perbuatan kebencian SARA, menghasut yg dpt meretakan hubungan sesama anak bangsa,” tuturnya.

Untuk diketahui, sebelumnya viral video pria yang menendang sesajen di Gunung Semeru.

Dalam video tersebut, pria yang memakai rompi dan peci hitam itu mengklaim bahwa sesajen tersebut membuat Tuhan murka.

“Ini yang membuat murka Allah. Jarang sekali disadari, bahwa inilah yang justru mengundang murka Allah (sesajen), hingga Allah menurunkan adzabnya,” demikian ucap pria yang terdengar dari video tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here